Batik yang menjembatani budaya - pemenang Kompetisi desain motif batik persahabatan Indonesia-Polandia
13.05.2026
Kompetisi desain motif natik persahabatan Indonesia–Polandia yang diumumkan oleh Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta pada tanggal 3 Maret telah resmi berakhir.
Melalui kompetisi ini, warga negara Indonesia yang telah berusia dewasa diundang untuk menciptakan desain batik orisinal yang terinspirasi oleh simbol-simbol Polandia serta mencerminkan nilai-nilai persahabatan, saling menghormati, dan kerja sama antara Indonesia dan Polandia.
Hingga batas waktu pendaftaran pada 1 April, sebanyak 180 karya dari berbagai daerah di Indonesia telah diterima. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat dan kreativitas para peserta dari seluruh penjuru negeri.
Pada tanggal 9 April, dewan juri mengadakan sidang penilaian terhadap seluruh karya yang masuk. Dewan juri terdiri atas Ibu Barbara Szymanowska, Duta Besar Republik Polandia untuk Indonesia; Ibu Ani Nigeriawati, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia; Ibu Poppy Dharsono, perancang busana; Bapak Budi Dwi Haryanto, pendiri Rumah Batik Palbatu; Bapak Swa Setyawan Adinegoro, kurator Museum Batik Indonesia; Ibu Maria Szymańska-Ilnata, kurator Museum Asia dan Pasifik di Warsawa; Ibu Aneta Marko, kurator Studio Batik di Pusat Kebudayaan Słupsk; serta Ibu Natalia Wójcik-Kubisiak, Pejabat Diplomasi Publik Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta.
Juara pertama diraih oleh Bapak Frangky Kurniawan dari Jember, Jawa Timur, yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp15.000.000. Juara kedua diberikan kepada Bapak Rijalul Haq Fadhlurrahman. Selain itu, empat karya memperoleh penghargaan khusus, yaitu karya Bapak Muhammad Syarif Hidayatullah, Ibu Yayu Nur Alia Robiah, Ibu Nurdiyah Yusrin, dan Ibu Haristiani Sholihah.
Bekerja sama dengan Rumah Batik Palbatu, desain-desain terpilih diwujudkan menjadi batik tulis tradisional sehingga dapat dipresentasikan kepada khalayak yang lebih luas. Inisiatif ini juga merupakan bentuk apresiasi dan dukungan terhadap Rumah Batik Palbatu, yang selama lebih dari sepuluh tahun telah membantu dan memberdayakan berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, penyintas kanker, dan warga komunitas lokal.
Dalam resepsi peringatan Hari Konstitusi 3 Mei yang diselenggarakan di Hotel Park Hyatt Jakarta pada tanggal 12 Mei dan dihadiri sekitar 400 tamu, dipamerkan enam karya pemenang kompetisi. Empat dari para pemenang berkesempatan hadir secara langsung dan menerima sertifikat serta hadiah dari Duta Besar.
Perancang busana Ibu Poppy Dharsono mengubah desain pemenang menjadi sebuah busana istimewa yang dikenakan oleh Duta Besar Barbara Szymanowska, menampilkan dialog artistik antara tradisi batik dan desain kontemporer.
Kami berharap inisiatif ini dapat semakin memperkuat dialog budaya serta memperdalam persahabatan antara Indonesia dan Polandia.